Hubungan Beban Angkut Terhadap Kejadian Kifosis Pada Buruh Panggul

  • Sari T
  • Sidarta N
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar BelakangPenyakit akibat kerja yang sering ditemukan pada buruh angkut adalah penyakit yang lebih disebabkan oleh perubahan pada struktur tulang belakang. Beban angkut, durasi dan lama kerjamerupakan faktor-faktor yang berpengaruh pada perubahan kelengkungan tulang belakang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat ada tidaknya hubungan antara faktor-faktor tersebut dengan kejadian kifosis pada para buruh angkut. MetodePenelitian menggunakan studi observasional dengan desain cross-sectional yang mengikutsertakan 51 buruh panggul laki-laki berusia 15-65tahun di Kabupatan Sumbawa. Pemilihan sampel dilakukan secara consecutive random sampling. Pekerja yang memiliki kondisi seperti riwayat operasi tulang belakang, fraktur tulang belakang, tumor spinal, infeksi tulang belakang dan osteoporosis tidak diikutsertakan dalam penelitian ini.Kurva kifosis torakal diukur dengan flexible ruler. Perhitungan derajat kelengkunganmenggunakan rumus indeks kifosis yang baku dan telah ditetapkan. Data tentang beban angkut, durasi kerja per hari serta lama bekerja didapatkan dari hasil tanya jawab dengan para pekerja. Analisis statistikmenggunakan uji Fisher dengan nilai kemaknaan p<0.05. HasilPada penelitian ini didapatkan 60.8% buruh angkuttelah bekerja lebih dari 10 tahun dan sebagian besar memanggul beban angkut > 40 kg per harinya dengan jam kerja lebih dari 8 jam per hari. Pengukuran lengkung vertebra mendapatkan 35 orang (68,6%) memiliki kurva normal, 16 orang (31.3%) memiliki kifosis. Hasil uji statistik dengan uji Fisher didapatkan hubungan yang bermakna antara beban angkut(p=0.003), durasi kerja (p=0.047) serta lama kerja (p=0.037) terhadap kifosis. KesimpulanTerdapat hubungan yang signifikan antara beban angkut dengan kejadian kifosis pada buruh angkut. Durasikerja per hari serta lama kerja juga memiliki hubungan yang signifikan terhadap kifosis.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sari, T. G. Y., & Sidarta, N. (2022). Hubungan Beban Angkut Terhadap Kejadian Kifosis Pada Buruh Panggul. Jurnal Biomedika Dan Kesehatan, 5(3), 192–202. https://doi.org/10.18051/jbiomedkes.2022.v5.192-202

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free