Atribusi Petani Lokal Arfak dalam Pengambilan Keputusan Adopsi Budidaya Kopi di Mokwam Area

  • Patricia Fabiola Ering
  • Triman Tapi
  • Mikhael Mikhael
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Petani lokal di kampung Mokwam mengenal budidaya kopi sejak 1984, akan tetapi masyarakat tidak merawat dan mengembangkannya, sehingga mereka meninggalkan budidaya kopi tersebut. Akan tetapi pada saat ini mereka mulai mengadopsinya lagi. Atribusi memegang peran penting dalam proses adopsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk atribusi petani dan implikasi atribusi petani  lokal dalam pengambilan keputusan adopsi inovasi budidaya kopi di mokwam area. Data yang diperlukan dalam penelitian ini dikumpulkan menggunakan metode wawancara mendalam dan FGD (Focus Group Discussion) yang diperoleh dari 25 orang informan pelaku yang ditentukan secara purposive, dan 5 informan pengamat secara purposive. Variabel penelitian dianalisis secara kualitatif menggunakan analisis tiga tahap Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menemukan bahwa Bentuk atribusi petani inovasi yang berkembang dilingkungan masyarakat masih ada yang mempertahankan varietas kopi dari misionaris atau tradisional (turun-temurun) dan ada juga yang sudah meninggalkan jenis inovasi yang lama dan dalam proses peralihan ke rasionalitas instrument. Implikasi atribusi petani sudah menerima budidaya kopi tetapi belum sepenuhnya mengadopsinya, akan tetapi mereka yakin bahwa budidaya kopi ini memiliki keuntungan relative, sehingga Petani menerima segala konsekuensi yang akan diterima jika menerima budidaya kopi. Penelitian ini dapat memberikan informasi untuk mengembangkan budidaya kopi di mokwam area.

Cite

CITATION STYLE

APA

Patricia Fabiola Ering, Triman Tapi, & Mikhael Mikhael. (2024). Atribusi Petani Lokal Arfak dalam Pengambilan Keputusan Adopsi Budidaya Kopi di Mokwam Area. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan Dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 5(1), 187–199. https://doi.org/10.47687/snppvp.v5i1.1105

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free