Abstract
Latar Belakang: Iklim tropis yang dimiliki Indonesia dengan sinar matahari yang bersinar sepanjang tahun merupakankeuntungan Indonesia berada di garis khatulistiwa. Iklim tropis inilah yang menyebabkan beribu jenis flora dan faunatumbuh dengan indah dan subur di Indonesia. Seperti halnya tanaman yang bisa menjadi budidaya, seperti sayur.Tidak salah apabila saat ini tanaman sayuran dijadikan sebagai incaran para pecinta hobi flora. Saat ini tanamansayuran dengan beberapa jenis dapat dikembangkan dengan metode hidroponik atau vertical garden, sehingga dapatmendatangkan income meskipun pada lahan terbatas. Alasan inilah yang membuat banyak pecinta flora mengembangkanvertical garden secara massal maupun untuk kepentingan hobi. Permasalahan yang sering dihadapi oleh para hobbiestersebut seperti pada proses perawatan bahkan keterlambatan dalam memberikan nutrisi pada media tanam.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merancang smart farming system untuk tanaman hidroponik berbasis Internetof Things (IoT) untuk mempermudah pemeliharaan pada tanaman vertical garden.Metode: Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu fuzzy logic dan internet of things.Hasil: Berdasarkan hasil pengujian sistem, didapatkan bahwa rata-rata simpangan pada sensor TDS sebesar 3,229%dan sensor Ph meter sebesar 4,081%. Dengan menggunakan sistem hidroponik pintar dapat meningkatkan pertumbuhantanaman sawi sebesar 1,775%.Kesimpulan: Smart farming system berbasis IoT untuk tanaman hidroponik telah berhasil dikembangkan.
Cite
CITATION STYLE
Wibowo, S. A., Widodo, K. A., & Rudhistiar, D. (2023). Smart Farming System untuk Tanaman Hidroponik Berbasis Internet of Things. Jurnal Bumigora Information Technology (BITe), 5(1), 17–30. https://doi.org/10.30812/bite.v5i1.2691
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.