Pers Sebagai Pilar Demokrasi dalam Perspektif Islam

  • Collins J
N/ACitations
Citations of this article
37Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Demokrasi menjadikan pers sebagai media komunikasi paling efektif. Dalam Islam, Al-Qur’an telah mengatur bagaimana pers harusnya bergerak dan berkembang. Di tengah era digital, keragamaan jaringan komunikasi dan informasi secara alami menantang Pers Islam untuk aktif dan arif. Penulis ingin mencari tahu mengapa pers menjadi bagian penting dalam demokrasi dan bagaimana konsep pers dalam perspektif Islam. Melalui analisa data sekunder, didapati bahwa pers dalam kerangka demokrasi berperan sebagai civic forum, pengawas pemerintah, dan agen mobilisasi dukungan warga. Pers Islam menjadi alat Pendidik (Muaddib), Pelurus Informasi (Musaddid), Pembaharu (Mujaddid), Pemersatu (Muwahid), dan Pejuang (Mujahid). Bila pelaku Pers Islam mampu mempertahankan potensi dan karakternya, maka diharapkan media massa Islam akan tetap kokoh.

Cite

CITATION STYLE

APA

Collins, J. S. (2021). Pers Sebagai Pilar Demokrasi dalam Perspektif Islam. Jurnal Hukum Lex Generalis, 2(2), 142–173. https://doi.org/10.56370/jhlg.v2i2.25

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free