Abstract
Mitra Program Kemitraaan Masyarakat (PKM) ini adalah Kader Posyandu. Masalahnya adalah kurangnya pengetahuan kader tentang upaya deteksi dini preeklampsia dengan menggunakan metode penilaian MAP, kurangnya keterampilan kader posyandu tentang upaya deteksi dini preeklampsia dengan menggunakan metode penilaian MAP, kurangnya kepedulian kader posyandu dalam melakukan skrining dan deteksi dini komplikasi kehamilan, khususnya pada kasus preeklampsia, masih kurangnya informasi mengenai deteksi dini preeklampsia pada ibu hamil di masyarakat luas dan masih kurangnya peran serta kader posyandu dalam melakukan deteksi dini komplikasi kehamilan. Sasaran eksternal adalah ibu hamil yang berada di Wilayah kerja Puskesmas Cendrawasih Makassar. Metode yang digunakan adalah: ceramah, demonstrasi, diskusi, tanya jawab dengan bantuan lembar balik dan simulasi perhitungan nilai MAP ibu hamil serta mitra pendamping pada kader posyandu. Hasil yang dicapai adalah meningkatnya pengetahuan kader tentang upaya deteksi dini preeklampsia dengan menggunakan metode penilaian MAP, meningkatnya keterampilan kader posyandu tentang upaya deteksi dini preeklampsia dengan menggunakan metode penilaian MAP, meningkatnya kepedulian kader posyandu dalam melakukan skrining dan deteksi dini komplikasi kehamilan, khususnya pada kasus preeklampsia, meningkatnya informasi mengenai deteksi dini preeklampsia pada ibu hamil di masyarakat luas dan meningkatnya peran serta kader posyandu dalam melakukan deteksi dini komplikasi kehamilan.Kata kunci: Deteksi Dini Preeklampsia, Ibu Hamil, Metode Penilaian Mean Arterial Pressure (MAP).
Cite
CITATION STYLE
Amdadi, Z. A., Afriani, A., & Sabur, F. (2020). UPAYA DETEKSI DINI PREEKLAMPSIA BAGI IBU HAMIL DENGAN MENGGUNAKAN METODE PENILAIAN MEAN ARTERIAL PRESSURE (MAP) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CENDRAWASIH KOTA MAKASSAR. Media Implementasi Riset Kesehatan, 1(2). https://doi.org/10.32382/mirk.v1i2.1490
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.