Sosialisasi Sistem Penanaman Hidroponik Limbah Tebu di Gampong Sidorejo, Langsa, Aceh

  • Mardina V
  • Fitriani .
  • Muslimah .
N/ACitations
Citations of this article
55Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Hidroponik merupakan cara bercocok tanam dengan menggunakan media larutan air dan atau media selain tanah. Salah satu media pengganti tanah adalah limbah tebu. Bagase (limbah tebu) merupakan residu yang diperoleh dari proses penggilingan tanaman tebu (Saccharum oficiarum). Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah memberi pengetahuan dan keterampilan pada masyarakat Sidorejo untuk bercocok tanam menggunakan sistem hidroponik dengan memanfaatkan limbah tebu menjadi media tanam hidroponik sebagai upaya pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Sasaran utama program PKM ini adalah kelompok PKK Gampong Sidorejo. Metode yang digunakan meliputi ceramah, praktik langsung, dan diskusi. Hasil kegiatan memyimpulkan bahwa: 1) Pengetahuan peserta tentang budi daya hidroponik menggunakan limbah tebu meningkat sekitar 20%; 2) Kegiatan ini telah memberi manfaat bagi masyarakat Sidorejo, khususnya ibu-ibu PKK dengan meningkatnya keinginan peserta untuk mengikuti pelatihan serupa sekitar 98%; dan 3) Bertanam sistem hidroponik dapat dijadikan sarana penyaluran hobi, kesehatan, dan dapat dikembangkan menjadi skala bisnis.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mardina, V., Fitriani, ., & Muslimah, . (2019). Sosialisasi Sistem Penanaman Hidroponik Limbah Tebu di Gampong Sidorejo, Langsa, Aceh. Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 135–140. https://doi.org/10.29244/agrokreatif.5.2.135-140

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free