PENGARUH PERBEDAAN BAHAN PENYALUT TERHADAP EFISIENSI ENKAPSULASI OLEORESIN JAHE MERAH

  • Jayanudin J
  • Rochmadi R
N/ACitations
Citations of this article
162Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan bahan penyalut terhadap efisiensi enkapsulasi oleoresin jahe merah dan analisis karakterisasinya. Proses enkapsulasi diawali dengan melarutkan kitosan dengan asam asetat 1% dan melarutkan sodium alginate menggunakan aquadest yang akan digunakan sebagai bahan penyalut. Oleoresin jahe merah dimasukan dalam larutan alginate kemudian diaduk, setelah itu masukan kedalam larutan kitosan dan diaduk kembali menggunakan homogenizer untuk membuat emulsi sambil ditambahkan tween 80. Emulsi yang terbentuk dimasukan dalam spray dryer untuk dikonversi menjadi bubuk mikrokapsul yang kemudian dihitung efisiensi enkapsulasi dan analisis morofologi mikrokapsul menggunakan scanning electron microscopy (SEM). Perbedaan bahan penyalut yang digunakan yaitu kitosan, campuran kitosan-alginat dan campuran kitosan-alginat-sodium tripolifosfat (STTP). Rasio berat oleoresin dengan bahan penyalut adalah 1:1, 1:2 dan 1:3. Hasil penelitian yang didapat yaitu efisiensi enkapsulasi tertinggi didapat pada bahan penyalut campuran kitosan-alginat-sodium tripolifosfat (STTP) pada rasio 1 : 3 yaitu sebesar 85%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Jayanudin, J., & Rochmadi, R. (2017). PENGARUH PERBEDAAN BAHAN PENYALUT TERHADAP EFISIENSI ENKAPSULASI OLEORESIN JAHE MERAH. ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia, 13(2). https://doi.org/10.20961/alchemy.v13i2.5406

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free