Narrative Review: Efek Antioksidan dan Antibakterial pada S. Persica terhadap Penyembuhan Luka di Kulit Tikus

  • Fahmi Satrio Hidayat
  • Andi Tenri Sanna
  • Sri Wahyuni Gayatri Basri
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
27Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Luka merupakan terputusnya kontiunitas jaringan akibat adanya jaringan yang rusak atau hilang. Banyak faktor yang dapat menghambat proses penyembuhan luka, dua diantaranya adalah infeksi dan stress oksidatif. Siwak (S. persica) merupakan tanaman herbal dari timur tengah yang memiliki kandungan antioksidan dan antibakterial yang relativ tinggi. Tujuan penelitian untuk mengetahui uji efektivitas ranting siwak (S. persica) terhadap proses penyembuhan luka dengan menggunakan penelitian database pencarian yang digunakan di Pubmed, Science Direct, dan Google scholar dalam kurun waktu 5 tahun terakhir dengan metode narrative review. Dari 3 jurnal yang di teliti, didapatkan konsentrasi ekstrak siwak (S. persica) 5% dan 10% dapat mempercepat proses penyembuhan luka. Siwak (S. persica) memliki aktifivitas antioksidan dan antibakterial yang relatif tinggi sehingga berpotensi dalam mengurangi radikal bebas dan infeksi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fahmi Satrio Hidayat, Andi Tenri Sanna, Sri Wahyuni Gayatri Basri, Rachmat Faisal Syamsu, & Alamanda Irwan. (2024). Narrative Review: Efek Antioksidan dan Antibakterial pada S. Persica terhadap Penyembuhan Luka di Kulit Tikus. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 4(5), 423–429. https://doi.org/10.33096/fmj.v4i5.462

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free