Abstract
Neoplasma epitelial ovarium diklasifikasikan menjadi 3 kategori yaitu jinak, borderline, dan ganas. Neo- plasma ganas ovarium termasuk dalam sepuluh besar penyebab kematian tersering akibat kanker pada perempuan di dunia. Penentuan kategori neoplasma ovarium kadang masih menjadi masalah karena di- pengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk proliferasi dan apoptosis sel serta invasi stroma. Bcl-2 (B-cell lymphoma 2) merupakan salah satu protein prosurvival yang berfungsi sebagai antiapoptosis dan cukup berperan dalam perkembangan neoplasma. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan eks- presi Bcl-2 pada neoplasma epitelial ovarium jinak, borderline, ganas serta untuk mengungkap hubungan ekspresi Bcl-2 dengan derajat histopatologik pada neoplasma ganas. Penelitian ini merupakan penelitian analitik cross-sectional. Sampel penelitian berupa 35 blok parafin kasus neoplasma ovarium serosum dan musinosum (13 jinak, 8 borderline, 14 ganas) di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang periode 2016-2017. Ke- lompok neoplasma ganas terdiri dari masing-masing 5 kasus derajat 1 dan 3 (35,7%) serta 4 kasus derajat 2 (28,6%). Perbedaan ekspresi pulasan imunohistokimia Bcl-2 antara neoplasma jinak, borderline, dan ganas dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis, sedangkan korelasinya dengan derajat histopatologik dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan ekspresi Bcl-2 tidak berbeda signifikan antara neoplasma jinak, borderline, dan ganas (p = 0,159). Bcl-2 pada neoplasma ganas menunjukkan eks- presi yang semakin rendah dengan meningkatnya derajat histopatologik (p = 0,021 dan r = -0,608). Ke- simpulannya, tidak terdapat perbedaan ekspresi Bcl-2 yang signifikan antara neoplasma epitelial ovarium jinak, borderline, dan ganas. Ekspresi Bcl-2 berkorelasi negatif yang kuat dengan derajat histopatologik pada neoplasma ganas.
Cite
CITATION STYLE
Dewi, R. K., Hardika, A. S., Retnani, D. P., & Al Rasyid, H. (2020). EKSPRESI BCL-2 PADA NEOPLASMA EPITELIAL OVARIUM JINAK, BORDERLINE, DAN GANAS SERTA KORELASINYA DENGAN DERAJAT HISTOPATOLOGIK. Majalah Kesehatan, 7(1), 1–10. https://doi.org/10.21776/ub.majalahkesehatan.2020.007.01.1
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.