Perbandingan tulang dan lokomosi pada quadrupedal dan bipedal

  • Wicaksono A
  • Kusumaningtyas S
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar belakang: Antropologi masih memperlihatkan ketertarikan dalam membandingkan struktur skeletal dan lokomosi antara manusia dan primata. Manusia dikatakan berkembang menjadi bipedal karena proses evolusi ribuan tahun dari primata. Metode: Penelitian ini membahas perubahan anatomi yang terjadi pada quadrupedal dan bipedalsecara umum kemudian mengkhususkan pada anatomi skeleton apendiculare, komparasinya dan hubungannya dengan lokomosi. Hasil: Terdapat perbedaan pada beberapa detil tulang antara bipedal dan quadrupedal. Kesimpulan: Bentuk tulang pada manusia bipedal dan primata quadrupedal mirip tetapi terdapat perbedaan pada ukurandan bentuk dari skeleton appendicularnya yang menyebabkan perbedaanpembagian/penerusan beban, berbedaan lokomosi dan perbedaan energi yang diperlukan untuk melakukan lokomosi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wicaksono, A., & Kusumaningtyas, S. (2015). Perbandingan tulang dan lokomosi pada quadrupedal dan bipedal. Jurnal Kesehatan Khatulistiwa, 1(2), 105. https://doi.org/10.26418/jurkeswa.v1i2.42996

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free