Abstract
Desa adalah unit pemerintahan terkecil di Indonesia yang memiliki kewenangan dalam mengelola pemerintahannya demi kesejahteraan masyarakat sebagai bagian dari hak otonomi. Desa juga menjadi fokus pembangunan nasional, sebab keberhasilan pembangunan nasional dilihat dari pengelolaan pembangunan desa sehingga membutuhkan kepemimpinan yang efektif untuk menjalankan program-programnya. Salah satu contoh kepemimpinan desa yang baik adalah Lurah Condongcatur, yang telah menjabat dua periode dan membawa kemajuan nyata di Kalurahan Condongcatur. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap latar belakang dan gaya kepemimpinan Lurah Condongcatur, tantangan yang dihadapinya, penerapan kepemimpinan dalam pengambilan keputusan, perubahan yang telah dilakukan selama menjabat, serta harapan bagi masa depan Kalurahan Condongcatur. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan data yang diperoleh melalui wawancara dengan Lurah Condongcatur dan studi literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lurah Condongcatur menggabungkan bakat, keterampilan, dan pendidikan dalam kepemimpinannya berdasarkan teori kontingensi. Tipe kepemimpinannya bersifat demokratis dan gaya kepemimpinannya adalah transaksional dengan tetap memberikan keteladanan. Tantangan yang dihadapinya bersifat internal dan eksternal. Dalam pengambilan keputusan, Lurah Condongcatur menggunakan model team-centered. Selain itu, ia memiliki harapan untuk meningkatkan pelayanan masyarakat demi mencapai kesejahteraan yang lebih baik. Kata kunci: Kepemimpinan; Kalurahan Condongcatur; Lurah Condongcatur
Cite
CITATION STYLE
Zola, G., Fadhlurrahman, M. D., & Ardaneswhari, N. I. (2024). Mengungkap Kepemimpinan Lurah Kalurahan Condongcatur Kabupaten Sleman D.I. Yogyakarta. Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Ilmu Komunikasi, 3(2), 84–99. https://doi.org/10.59713/jipik.v3i2.937
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.