Pengaruh Liberalisasi Politik Terhadap Sistem Kepartaian Dan Pemilu Di Indonesia

  • Saputra Hendriawan
  • Novi Sri Dewi
  • Safitri Mahaellani
N/ACitations
Citations of this article
59Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Liberalisasi politik telah mondorong tumbuhnya partai-partai politik baru, mendorong kemajuan dalam  demokrasi elektoral dan mengakhiri sistem kepartaian yang hegemoni. Dengan adanya liberalisasi  politik justru menimbulkan adanya persaingan ketat antar partai dan diikuti oleh kekuatan politik uang  (money politics). Pada dasarnya sistem kepartaian yang diharapkan muncul dalam rekayasa politik  Indonesia adalah multi partai sederhana. Faktanya sampai saat ini pemilihan umum yang terjadi di  Indonesia belum mencerminkan pemilihan umum yang signifikan memposisikan dan menempatkan  sistem multi partai pada proporsi yang sebenarnya. Dengan menggunakan metode penelitian yuridis  normatif, maka penulis mendapatkan dua pokok permasalahan yakni pengaruh liberalisasi politik  terhadap system kepartaian dan pemilu di Indonesia serta system pemilu yang dapat mewujudkan  system multi partai sederhana. Penulis menyimpulkan bahwa dengan adanya liberalisasi politik maka  memicu akan banyaknya partai politik yang tumbuh di Indonesia dan mengakibatkan akan adanya  persaingan ketat antar partai. Untuk dapat terwujudnya mulit partai sederhana dapat di lakukan secara  alamiah yakni dengan adanya seleksi yang dilakukan oleh rakyat melalui pemilihan umum dengan  menerapkan electoral threshold.

Cite

CITATION STYLE

APA

Saputra Hendriawan, Novi Sri Dewi, & Safitri Mahaellani. (2022). Pengaruh Liberalisasi Politik Terhadap Sistem Kepartaian Dan Pemilu Di Indonesia. Jurnal Rechten : Riset Hukum Dan Hak Asasi Manusia, 1(3), 19–24. https://doi.org/10.52005/rechten.v1i3.47

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free