Abstract
Batubara merupakan salah satu bahan tambang yang terdapat di Kecamatan Sanga-sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, namun belum terlalu banyak dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai lingkungan pengendapan batuabara pada daerah tersebut. Tujuan dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh lingkungan pengendapan dan kondisi geologi terhadap kualitas dan peringkat batubara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan data primer berupa pemetaan geologi, analisis maseral, analisi petrografi batubara klasifikasi TPI, GI, GWI dan VI, serta analisis kualitas batubara dan ditambah dengan menggunakan data sekunder berupa penelitian terdahulu. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan pada daerah penelitan terdapat dua satuan litologi berupa satuan batupasir kuarsa Balikpapan dan satuan batulempung Balikpapan, analisis measuring stratigrafi dan analisis maseral pada batubara, satuan batupasir kuarsa balikpapan diketahui bahwa lingkungan pengendpaan batubara terendapkan pada lingkungan upper delta plain dengan kondisi limnic berdasarkan hasil analisis kualitas batubara dilihat dari kadar abu dan sulfur, seam batubara A3 dan A5 memiliki kadar yang lebih tinggi dibandingkan seam A2 dan A4. Sedangkan peringkat batubara dari masing – masing seam batubara yaitu subbituminous. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan lingkungan upper delta plain pada daerah penelitian mengkibatkan terjadinya perbedaan nilai abu dan sulfur dari lapisan batubara, yang diakibatkan oleh fluktuatif air permukaan dan kondisi geologi yang berkembang berupa struktur geologi.
Cite
CITATION STYLE
Syamsu, B., Widiarso, D. A., & Setyawan, R. (2021). PENGARUH LINGKUNGAN PENGENDAPAN TERHADAP KUALITAS DAN PERINGKAT BATUBARA PADA SATUAN BATUPASIR KUARSA FORMASI BALIKPAPAN. JURNAL GEOMINERBA (JURNAL GEOLOGI, MINERAL DAN BATUBARA), 6(2), 128–135. https://doi.org/10.58522/ppsdm22.v6i2.49
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.