Abstract
Penggunaan Apron feeder berkapasitas angkut 90 ton dengan motor berdaya 55 KW dan putaran mesin 1500 RPM sebagai alat penampung hasil pembongkaran muatan batubara pada gerbong kereta api kemudian disalurkan ke belt conveyor selama 24jam. Berdasrkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Apron feeder mampu menampung 8 gerbong kereta pada pembongkaran batubara selama 120 menit. Proses ini mengawali kemungkinan terjadinya kelelahan pada komponen Apron feeder, yaitu chain link. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab kerusakan chain link dari segi mikro struktur dan kekuatan terhadap nilai kekerasan dengan menggunakan sampel analisis chain link dari PT. Bukit Asam. Pengujian metalografi menunjukkan kehadiran banded structure pada sampel baru dan adanya fasa martensit pada material sampel yang rusak sehingga mengakibatkan material menjadi lebih kuat namun getas.
Cite
CITATION STYLE
Jagad, M. S. N. J., Utami, N. P. E., & Pratiwi, D. K. (2021). Analisis Kerusakan pada Chain Link Apron Feeder. Jurnal Rekayasa Mesin, 21(2), 61–66. https://doi.org/10.36706/jrm.v21i2.140
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.