ANALISA BETA KAROTEN PADA SAYURAN LOKAL DI INDONESIA

  • Sari A
  • Sari E
N/ACitations
Citations of this article
84Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pendahuluan: Potensi sayuran sebagai antioksidan sangat besar mengingat sayur termasuk kedalam menu utama makan yang dikonsumsi setiap hari. Antioksidan memiliki fungsi untuk mencegah terbentuknya radikal bebas yang terjadi akibat pencemaran atau polusi. Metode: Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa kandungan beta karoten pada sayuran lokal di Indonesia dengan cara kuantitaif menggunakkan alat spektrofotometri dengan panjang gelombang 350 – 550 nm. Sampel yang digunakan adalah wortel, labu kuning, bayam merah, jagung, kol ungu, terong ungu, bit merah, cabai merah, tomat dan bayam. Pengukuran sampel dibandingkan dengan standar beta karoten murni, pengukuran dilakukan triplo. Hasil: Pengukuran seri larutan standar beta karoten dimulai dari konsentrasi 1,5 ppm, 3 ppm dan 5 ppm diperoleh R = 0.985. Kesimpulan: Dari hasil pengukuran sampel diperoleh bahwa urutan kandungan beta karoten dari yang tertinngi adalah cabai merah, wortel, jagung manis, bayam merah, labu kuning, tomat, bayam hijau, bit merah, kentang, terong ungu.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sari, A. E., & Sari, E. M. (2018). ANALISA BETA KAROTEN PADA SAYURAN LOKAL DI INDONESIA. Jurnal Mitra Kesehatan, 1(1), 16–19. https://doi.org/10.47522/jmk.v1i1.5

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free