KESESUAIAN TIGA JENIS PADI LOKAL PADA LAHAN PERLADANGAN GILIR BALIK DI DESA SETULANG

  • Merang O
  • Lahjie A
  • Yusuf S
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perladangan gilir balik (shifting cultivation) merupakan cara pertanian tertua yang dijumpai di daerah tropis, di mana petani harus berputar dari satu tempat ke tempat lain dan kembali ke tempat semula setelah beberapa tahun. Bagi suku Dayak yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani, kegiatan perladangan padi adalah sebagai sumber pemenuhan kebutuhan pangan yang paling cocok. Penelitian ini dilakukan untuk Mengidentifikasi jenis padi lokal yang sesuai dengan kondisi lahan. Penelitian ini akan dilaksanakan di Desa Setulang Kabupaten Malinau. Metodologi yang digunakan adalah metode purposif sampling yaitu pengambilan sampel secara sengaja. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan dimuat dalam bentuk kurva kalibrasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa ketiga jenis padi mengalami peningkatan produksi pada tahun ke 10-17 dengan jumlah rata-rata peroduksi berkisar antara 150-250 kg Beras.

Cite

CITATION STYLE

APA

Merang, O. P., Lahjie, A. M., Yusuf, S., & Ruslim, Y. (2019). KESESUAIAN TIGA JENIS PADI LOKAL PADA LAHAN PERLADANGAN GILIR BALIK DI DESA SETULANG. AGRIFOR, 18(2), 287. https://doi.org/10.31293/af.v18i2.4176

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free