Peran Perfeksionisme terhadap Academic Burnout pada Mahasiswa Kedokteran: Pengujian Perfeksionisme Model 2 x 2

  • Fadhlurrahman F
  • Rahayuningsih T
  • Anggreiny N
N/ACitations
Citations of this article
61Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Mahasiswa kedokteran memiliki risiko lebih tinggi akan academic burnout dan perfeksionisme ditemukan dapat berperan dalam sindrom psikologis ini. Perfeksionisme model 2 x 2 mengajukan bahwa kedua dimensi perfeksionisme, perfectionistic strivings (PS) dan perfectionistic concerns (PC), ada dan saling berinteraksi pada tingkat tertentu pada seorang individu membentuk empat subtipe perfeksionisme, PS murni, PC murni, perfeksionis gabungan, dan non-perfeksionis. Penelitian ini menguji perbedaan academic burnout berdasarkan keempat subtipe perfeksionisme tersebut pada mahasiswa kedokteran (n = 264). Hasil simple effect analysis terhadap hasil uji ANOVA faktorial menunjukkan bahwa mahasiswa kedokteran dengan PS murni memiliki academic burnout yang lebih rendah secara signifikan dibandingkan dengan non-perfeksionis dan perfeksionis gabungan, dan mahasiswa kedokteran dengan PC murni memiliki academic burnout yang lebih tinggi secara signifikan dibandingkan dengan non-perfeksionis dan perfeksionis gabungan, sejalan dengan konsep perfeksionisme model 2 x 2. Hasil ini mengindikasikan bahwa perfeksionisme model 2 x 2 berguna dalam memahami academic burnout pada mahasiswa kedokteran.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fadhlurrahman, F. R., Rahayuningsih, T., & Anggreiny, N. (2024). Peran Perfeksionisme terhadap Academic Burnout pada Mahasiswa Kedokteran: Pengujian Perfeksionisme Model 2 x 2. INSAN Jurnal Psikologi Dan Kesehatan Mental, 9(1), 82–107. https://doi.org/10.20473/jpkm.v9i12024.82-107

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free