Pengembangan E-LKPD Berbasis Kearifan Lokal Motif Batik Kota Serang dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar

  • Pristiwanti D
  • Hendrayana A
  • Nulhakin L
N/ACitations
Citations of this article
160Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini berangkat dari belum diintegrasikannya media ajar yang mengacu pada budaya daerah, dalam kegiatan pembelajaran dan media yang diaplikasikan belum mampu  memberikan motivasi siswa untuk mengasah kompetensi bernalar kritis. Pengkajian ini bermaksud untuk menciptakan LKPD berlandaskan nilai kebudayaan daerah seperti ornamen batik upaya menumbuhkan keterampilan berpikir kritis. Bentuk penelitian ini memakai prosedur R&D (Research and Development) dengan desain pengembangan model ADDIE “(Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation)”. Sampel diambil dengan teknik random sampling untuk mengumpulkan sampel sejumlah 33. Model penelitian menggunakan one group pretest and posttes. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan pertanyaan keterampilan berpikir kritis, melakukan interview guru, dan kuisioner respon murid. Kompetensi berpikir kritis siswa mengalami peningkatan dengan point N-Gain sebesar 0,56 yang masuk kedalam indicator sedang. Sedangkan hasil kuisioner respon siswa sebesar 90,34% tergolong kategori amat baik. Kesimpulannya bahwa E-LKPD liveworsheet berbasis kearifan lokal dapat digunakan sebagai alternatif media belajar mengajar berupaya  menggali potensi  berpikir kritis murid terhadap topik belajar kekayaan budaya Indonesiaku.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pristiwanti, D., Hendrayana, A., & Nulhakin, L. (2024). Pengembangan E-LKPD Berbasis Kearifan Lokal Motif Batik Kota Serang dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(3), 1850–1856. https://doi.org/10.51169/ideguru.v9i3.1352

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free