Abstract
Penelitian yang melibatkan pengukuran atribut beras yang kemudian dianalisis untuk mengetahui kepuasan konsumen sudah banyak dilakukan. Pada umumnya pengukuran tersebut dilakukan peneliti dengan menetapkan dimensi atau konstruknya lebih dahulu. Padahal beberapa atribut yang terdapat dalam suatu dimensi atau antar dimensi tersebut mungkin saja saling berkorelasi sehingga hasil penilaian konsumen dapat menjadi bias. Kota Bandung memiliki tingkat konsumsi beras tergolong tinggi. Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor-faktor yang mendasari konsumen kota Bandung menilai tingkat kepentingan (harapan) atribut beras. Desain penelitian adalah kuantitatif dengan teknik penelitian survey terhadap 108 responden. Penarikan sampel menggunakan metode multi tahap (multistage sampling). Data primer dianalisis dengan metode Exploratory Factor Analysis (EFA). Hasil penelitian menunjukkan dari 14 variabel tingkat kepentingan atribut beras terbentuk 4 buah faktor yang mendasari penilaian konsumen terhadap atribut tersebut. Faktor 1 memuat 4 variabel tingkat kepentingan atribut yaitu banyaknya beras kepala, kebiasaan, lebih mengenyangkan, dan mudah diolah. Faktor 2 memuat 6 variabel tingkat kepentingan atribut beras yakni bentuk beras, derajat putih, banyaknya beras pecah, kandungan menir, panjang butir beras, dan kebulatlonjongan butir beras. Faktor 3 memuat variabel tingkat kepentingan atribut daya tahan beras, harga terjangkau, dan mudah didapat. Fakor 4 memuat tingkat kepentingan atribut prestise saja. Informasi dalam keempat belas variabel dapat diserap hampir 66% oleh keempat buah faktor yang terbentuk
Cite
CITATION STYLE
Kusno, K., Natawidjaja, R. S., Sulistyowati, L., & Saefudin, B. R. (2021). ANALISIS FAKTOR YANG MENDASARI HARAPAN KONSUMEN TERHADAP ATRIBUT PRODUK BERAS. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 7(2), 1461. https://doi.org/10.25157/ma.v7i2.5449
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.