Pemanfaatan Tanaman Lokal Biji Kelor (Moringa Oleifera) sebagai Biokoagulan pada Proses Penjernihan Mata Air di Desa Maurisu Kabupaten Timor Tengah Utara

  • Mali M
  • Kolo M
  • Djue Tea M
N/ACitations
Citations of this article
56Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan dan konsentrasi optimum biji kelor sebagai biokoagulan pada proses penjernihan mata air Desa Maurisu. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Timor Kefamenanu, kemudian dianalisis lebih lanjut di UPTD Laboratorium Kesehatan Timor Tengah Utara dan UPTD Dinas Lingkungan Hidup Kupang. Penelitian ini menggunakan metode koagulasi dan flokulasi dengan 1 perlakuan dan 3 variasi konsentrasi yaitu 25 mg/L, 50 mg/L dan 100 mg/L. Bahan penelitian yang digunakan adalah serbuk biji kelor dan sampel yang digunakan adalah air yang berasal dari mata air sungai. Parameter yang diuji berupa, parameter fisika meliputi Kekeruhan, pH, suhu, total disolve solid (TDS), total suspended solid (TSS). Parameter kimia meliputi kesadahan, nitrat, nitrit, klorin dan parameter biologi meliputi E.coli. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi penurunan pada setiap parameter air ketika ditambahkan serbuk biji kelor kedalam sampel air. Konsentrasi biokoagulan serbuk biji kelor 25 mg/l efektif untuk menurunkan TDS dengan persen penyisihan 99,32%, konsentrasi biokoagulan serbuk biji kelor 50 mg/L efektif untuk menurunkan kekeruhan dengan persen penyisihan 70,70%, pH dengan persen penyisihan 5,19%, suhu dengan persen penyisihan 3,75%, TSS dengan persen penyisihan 42,93%, nitrit dengan persen penyisihan 95%, sedangkan konsentrasi serbuk biji kelor 100 mg/L efektif untuk menurunkan kesadahan dengan persen penyisihan 37,50%, klorin dengan persen penyisihan 28%, nitrat dengan persen penyisihan 87,27%, dan E.coli dengan persen penyisihan 99,63%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mali, M. I., Kolo, M. M., & Djue Tea, M. T. (2023). Pemanfaatan Tanaman Lokal Biji Kelor (Moringa Oleifera) sebagai Biokoagulan pada Proses Penjernihan Mata Air di Desa Maurisu Kabupaten Timor Tengah Utara. Jurnal Saintek Lahan Kering, 5(2), 30–33. https://doi.org/10.32938/slk.v5i2.1988

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free