Abstract
Peserta didik berkebutuhan khusus yang bersekolah di sekolah dasar umum sering kali mengalami kesulitan dalam mengikuti pembelajaran dan menjadi kendala bagi guru ketika mengajar dengan tidak tersedianya guru pendamping. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyelenggaraan pendidikan inklusi bagi anak berkebutuhan khusus dan manajemen pengadaan dan pembinaan tenaga kependidikan di sekolah dasar. Metode penelitian menggunanakan pendekatan case study. Data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kepala sekolah, guru/wali kelas sebagai subyek penelitian. Hasil yang diperoleh dari penelitian bahwa : pendidikan inklusi bagi anak berkebutuhan khusus di sekolah dasar yang ada di Kabupaten Melawi belum sesuai sebagaimana mestinya, dari sarana panunjang, pengadaan kualifikasi guru pendamping dan pembinaan kepada tenaga kependidikan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK). Pengadaan guru pendamping dan sekolah luar biasa (SLB) umum dapat membantu anak berkebutuhan khusus terus bersekolah oleh karena itu perlu adanya kepedulian dari pemerintah pusat maupun daerah salah satunya Dinas Pendidikan Kabupaten Melawi agar penyelenggaraan pendidikan inklusi dapat terlaksana dan sesuai dengan pedoman penyelanggaraan pendidikan inklusi bagi anak berkebutuhan khusus yang ada di Kabupaten Melawi. Kata kunci : Pendidikan Inklusi, Anak berkebutuhan khusus, Guru Pendamping
Cite
CITATION STYLE
Mardiana, & Ahmad Khoiri, K. (2021). PENDIDIKAN INKLUSI BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH DASAR. JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar), 5(1), 1–5. https://doi.org/10.36928/jipd.v5i1.651
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.