Abstract
Aktivitas perusahaan dapat memberikan pengaruh terhadap kondisi sosial, ekonomi dan lingkungan. Masalah lingkungan menjadi perhatian bagi perusahaan baik jangka pendek maupun jangka panjang. Pertanggungjawaban akan kondisi lingkungan perlu adanya penanganan dari berbagai sektor perusahaan, khususnya sektor perbankan sebagai penyedia dana. Dalam menanggulangi masalah lingkungan dan meminimalisir dampak lingkungan, perbankan diharapkan dapat melakukan praktik green banking. Green banking yang dilakukan diperlukan green banking disclosure untuk memenuhi kebutuhan informasi pemangku kepentingan, agar mengetahui tanggung jawab sosial perbankan. Penelitian bertujuan menganalisis dampak ukuran dewan komisaris, komisaris independen, kepemilikan institusional, serta gender diversity pada green banking disclosure. Obyek penelitian ialah perbankan di Bursa Efek Indonesia. Penelitian menggunakan data berupa laporan tahunan. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk analisis data. Penelitian menunjukkan hasil bahwa ukuran dewan komisaris dan kepemilikan institusional memiliki dampak positif pada green banking disclosure, komisaris independen memiliki dampak negatif pada green banking disclosure, dan gender diversity tidak memiliki pengaruh pada green banking disclosure.
Cite
CITATION STYLE
Rina, S. L., & Lindrawati, L. (2024). Determinan Green Banking Disclosure pada Perbankan di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Bisnis, 9(2), 176–188. https://doi.org/10.38043/jiab.v9i2.6335
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.