Analisa Retrofit Beton Pasca Kegagalan dan Kelenturan Menggunakan Metode Injeksi Epoxy

  • Ali L
N/ACitations
Citations of this article
30Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pada saat ini, banyak sekali ditemukan kerusakan – kerusakan beton pada bangunan yang telah berdiri. Kerusakan pada beton umumnya mengalami retak (crack) yang disebabkan karena beberapa faktor yaitu faktor perubahan suhu, iklim, gempa bumi, pelaksanaan pengerjaan beton dan maintenance yang kurang diperhatikan. Beton yang mengalami retak dapat diperbaiki dengan metode injeksi epoxy tetapi syarat perbaikan adalah nilai kekuatan harus mendekati atau melebihi kekuatan sebelum retak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan epoxy dalam memulihkan kekuatan pada beton. Benda uji beton fc’ 20 berupa balok dan silinder dengan dimensi balok (15 x 15 x 60 cm), silinder (Φ 15 tinggi 30 cm). pengujian dilakukan dengan 2 metode yaitu uji tekan dan lentur yang dilakukan pada umur 7 ,14, 28 hari. Berdasarkan uji pembebanan injeksi epoxy mampu mengembalikan nilai kuat tekan mendekati bahkan melebihi nilai sebelum retak, dan untuk kuat lentur mampu mengembalikan rata-rata 50% nilai sebelum retak. Hal ini ditunjukan bahwa dengan pencapaian nilai tersebut injeksi epoxy mampu mengembalikan nilai kuat tekan dan mampu mengisi celah-celah keretakan pada beton. Berdasarkan rangkaian kegiatan penelitian tersebut, maka sangat perlu diperhatikan proses injeksi seperti viskositas, perbandingan campuran dan kebersihannya agar diperoleh hasil yang lebih baik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ali, L. H. (2023). Analisa Retrofit Beton Pasca Kegagalan dan Kelenturan Menggunakan Metode Injeksi Epoxy. Bulletin of Civil Engineering, 3(1), 31–36. https://doi.org/10.18196/bce.v3i1.17671

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free