Abstract
Pupuk Organik Cair (POC) merupakan teknologi untuk menunjang perkembangan pertanian ramah lingkungan, menekan penggunaan pupuk kimia dan menghasilkan bahan yang bebas bahan kimia sehingga sehat dan bersih untuk dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemberian POC rebung bambu terhadap pertumbuhan tanaman kangkung (Ipomea reptans Poir) dan untuk mengetahui konsentrasi POC rebung bambu yang memberikan pengaruh terbaik pada pertumbuhan tanaman kangkung (Ipomea reptans Poir). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Maret 2017 di Green House Fakultas Sains Universitas Cokroaminoto Palopo. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan (P0 = Air 200 ml sebagai Kontrol, P1 = POC 50 ml + Air 150 ml, P2 = POC 100 ml + Air 100 ml, P3 = POC 150 ml + Air 50 ml dan P4 = POC 200 ml) masing-masing dengan 3 kali ulangan. Hasil uji kandungan NPK pada POC rebung bambu menunjukkan kandungan N-total sebesar 0,72%, kandungan P2O5 sebesar 0,04% dan K2O sebesar 0,12%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair yang efektif dan terbaik terdapat pada perlakuan P4 (Pupuk Organik Cair 200 ml) dengan rata-rata tinggi tanaman kangkung 27,67 cm, jumlah daun yaitu sekitar 36 helai dan warna daun yaitu 5,00 (menurut Bagan Warna Daun).
Cite
CITATION STYLE
Kasi, P. D., Suaedi, S., & Angraeni, F. (2018). PEMANFAATAN PUPUK ORGANIK CAIR REBUNG BAMBU U NTUK PERTUMBUHAN KANGKUNG SECARA HIDROPONIK. Biosel: Biology Science and Education, 7(1), 42. https://doi.org/10.33477/bs.v7i1.391
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.