Tumbuhnya Toleransi Beragama di Desa Balun, Turi, Lamongan Jawa Timur: Kajian Historis

  • Bernadetta Budi Lestari
  • Suhartono
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Toleransi beragama perlu ditanamkan dalam sanubari Bangsa Indoneisa pada umumnya dan pada masyarakat didesa Balun, Turi, Lamongan. Jawa Timur.  Peneliti sangat tertarik dengan istilah desa Pancasila disini karena memang masyarakatnya sangat damai dalam bertoleransii dalam pergaulan antar umat beragama bermula  dari penghayatan ajaran agama masing-masing. Demi memelihara kerukunan beragama sikap toleransi harus dikembangkan untuk menghindari pertengkaran. Biasanya pertengkaran  masyarakat  beragama disebabkan oleh perasaan  dirinya atau agamanya paling benar , sedangkan orang lain dianggap  tidak benar. Negara Indonesia masyarakatnya mayoritas memang beragama Islam, tetapi fakta sejarah mengakui bahwa negeri ini berdiri berdasarkan keaneka ragaman  suku Bangsa, Bahasa, Agama dan Budaya sesuai dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika. Keistimewaan Toleransi disini diantaranya tempat peribadatn antara Agama Hindu Islam dan Kristen Jawa berada disatu lokasi yang sangat berdekatan.Selanjutnya keistimewaan yang lain apabila terjadi pernikahan antar pemeluk Agama maka calon mempelai diberi kesempatan untuk memilih salah satu dari Agama mereka sebnetara masyarakat bisa menerima sepenuhnya tanpa perasaan kebencian.

Cite

CITATION STYLE

APA

Bernadetta Budi Lestari, & Suhartono. (2022). Tumbuhnya Toleransi Beragama di Desa Balun, Turi, Lamongan Jawa Timur: Kajian Historis. Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan, 2(1), 165–167. https://doi.org/10.57251/ped.v2i1.552

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free