Abstract
Telah dilakukan isolasi senyawa flavonoid dari biji cacao (Theobroma cacao) pada fraksi etil asetat. Isolasi dilakukan dengan maserasi menggunakan metanol dan dilakukan fraksinasi dengan n-heksan dan etil asetat. Fraksi etil asetat dilakukan kolom kromatografi bertekanan tinggi (flash colom chromatografphy). Hasil isolasi berupa kristal bewarna kuning dan telah memberikan noda tunggal dengan beberapa eluen menggunakan kromatografi lapisan tipis (TLC). Kromatografi kertas dua arah didapatkan Rf 0,45 menggunakan eluen BAA (4:1:5) dan Rf 0,48 menggunakan eluen asam asetat 15%. Spektroskopi ultraviolet dengan menggunakan pelarut metanol memberikan serapan pada λmaks 281 dan 328 nm. Menggunakan pereaksi geser NaOCH3 serapan λmaks 290 dan 411 nm, AlCl3 λmaks 293 dan 385 nm dan HCl λmaks 280 dan 330 nm, NaOOCCH3 serapan λmaks 281 dan 330 nm dan H3BO3 serapan λmaks 295 dan 381 nm. Spektroskopi infra merah (IR) memberikan serapan pada angka gelombang 3407,6; 2360,4; 1663,3; 409,8 cm-1. Berdasarkan data tersebut diperkirakan senyawa hasil isolasi dari λmaks 281 dan 328 nm adalah suatu flavonol yang tersubstitusi dengan gugus hidroksi pada posisi 7, 3’ dan 4’.
Cite
CITATION STYLE
Arifin, B., Afrizal, A., Hasnirwan, H., & Rinaldo, R. (2017). ISOLASI FLAVONOID DARI BIJI KAKAO (Theobroma cacao). Jurnal Zarah, 5(2), 48–51. https://doi.org/10.31629/zarah.v5i2.212
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.