Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan hubungan social media addiction dan fear of missing out pada generasi Z pengguna media sosial. Data dalam penelitian ini diambil dalam rentang waktu 1 Juni 2023 – 30 Juli 2023. Social media addiction diukur dengan Soial Media Addiction Scale (SMAS) yang di kembangkan oleh Manayes (2015) dalam Neli (2019). Sedangkan Fear of Missing Out menggunakan skala dari Przyblyski (2013) yang kemudian dimodifikasi dan telah di try out oleh Salwa Nafisa (2021). Responden dalam penelitian ini berjumlah 100 orang dari Generasi Z yang berada di Manado. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai signifikansi (p) < 0.001 dan untuk nilai koefisien korelasinya sebesar .477. Maka dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan yang cukup dan signifikan antara social media addiction dan fear of missing out. Sedangkan untuk arah hubungan antara kedua variabel bersifat positf dimana semakin tinggi social media addiction, maka semakin tinggi juga fear of missing out dan begitu juga sebaliknya.
Cite
CITATION STYLE
Mangerongkoda, D. J., Hartika, L. D., & Levi, Y. (2024). Hubungan Antara Fear of Missing Out dan Social Media Addiction Generasi Z. JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI), 3(2), 156–163. https://doi.org/10.36002/js.v3i2.3145
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.