ANALISIS KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN DI SDIT QOSRUL MUHAJIRIN KABUPATEN TASIKMALAYA

  • Nurani R
  • Mahendra H
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin banyaknya Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) di kalangan masyarakat. SDIT memiliki kurikulum yang berbeda dengan SD pada umumnya. Setiap SDIT biasanya memiliki keunggulan tersendiri dalam pembelajarannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran secara umum tentang kurikulum yang digunakan di SDIT Qosrul Muhajirin Kabupaten Tasikmalaya beserta pembelajarannya. Dengan adanya hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan para praktisi pendidikan maupun para orang tua dalam memilih sekolah untuk putraputrinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Untuk memperoleh data digunakan lembar observasi, lembar wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, SDIT Qasrul Muhajirin memiliki kekhasan dalam bidang tahfidz quran. Siswa yang sekolah di SDIT ini wajib hafal 2 juz selama 6 tahun pembelajaran, yaitu juz 30 dan juz 29. Di sekolah ini, pendidikan agama ditanamkan sejak dini salah satunya dengan pembiasaan shalat duha setiap hari sebelum pembelajaran. Selain itu, mulai kelas 4 SD para siswa diwajibkan mondok di sekolah setiap malam sabtu untuk melakukan tahsin quran dan pembiasaan shalat tahajud. Sekolah ini banyak dipilih oleh orang tua karena pendidikan agama yang diberikan kepada para siswa ditanamkan secara langsung melalui proses pembiasaan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nurani, R. Z., & Mahendra, H. H. (2018). ANALISIS KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN DI SDIT QOSRUL MUHAJIRIN KABUPATEN TASIKMALAYA. DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik, 2(2), 73. https://doi.org/10.20961/jdc.v2i2.25106

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free