PENANGGULANGAN STUNTING MELALUI PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DENGAN SOSIALISASI DAN EDUKASI STUNTING DI KELURAHAN BATU BESAR

  • Sahreni S
  • Isramilda
  • Asral
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi yang disebabkan karena kekurangan asupan gizi dalam waktu lama pada masa 1000 hari pertama kehidupan (HPK) yang merupakan masa kritis untuk pencegahan stunting salah satunya pemberian MP ASI yang tepat. MPASI adalah makanan pendamping yang diberikan saat anak usia 6 bulan ke atas untuk menunjang kebutuhan gizi bagi pertumbuhan anak. Pada pengabdian masyarakat ini digunakan media promosi leaflet dan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu dilakukan pre-test  sebelum penyuluhan dan post-test setelah penyuluhan hasil dari test menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu setelah edukasi stunting dan MPASI/PMT. Pada saat pre-test tingkat pengetahuan ibu kategori kurang sebanyak 10 orang (55,5%), sedangkan dengan katergori baik 8 orang (44,4%). Pada saat post-test tingkat pengetahuan ibu dengan kategori kurang adalah sebanyak 2 orang (11,1%) dan dengan kategori baik sebanyak 16 orang (88,8%).

Cite

CITATION STYLE

APA

Sahreni, S., Isramilda, Asral, Mia Firauhinnur, & Rizky Srikandi. (2023). PENANGGULANGAN STUNTING MELALUI PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DENGAN SOSIALISASI DAN EDUKASI STUNTING DI KELURAHAN BATU BESAR. Jurnal Pendekar Nusantara, 1(1), 44–52. https://doi.org/10.37776/pend.v1i1.1224

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free