Makna Filsafat Yang Kosong Dan Palsu Berdasarkan Kolose 2:8 Dan Aplikasinya Bagi Orang Percaya

  • Arieli Harefa
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Filsafat mengambil bagian penting dalam rasio manusia ribuan tahun yang lalu  dalam sejarah manusia. Dalam perjalanan pelayanan rasul  Paulus filsafat merupakan tantangan yang diperhadapkan dalam pelayanannya di tengah-tengah jemaat kolose. Mencampur baurkan filsafat yang kosong dan palsu terhadap ajaran rasul tentang yesus kristus adalah sebuah problematika iman yang harus segera dicegah supaya iman orang Kristen di kolose tidak tergoncangkan terhadap injil yesus kristus.  Untuk menyelidiki permasalahan ini penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksegese dan library research. Tujuan penelitian ini untuk memastikan ajaran filsafat yang beredar pada masa Paulus ketika pelayanan di kolose, serta maknanya bagi orang percaya masa kini. Hasil yang di dapatkan dari penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan pandangan para ahli mengenai filsafat yang kosong dan palsu dalam jemaat kolose. Penelitian ini diharapkan mampu menyadarkan iman orang percaya terhadap ajaran filsafat yang beredar dizaman sekarang ini.

Cite

CITATION STYLE

APA

Arieli Harefa. (2023). Makna Filsafat Yang Kosong Dan Palsu Berdasarkan Kolose 2:8 Dan Aplikasinya Bagi Orang Percaya. Jurnal Pendidikan Agama Dan Teologi, 1(1), 11–24. https://doi.org/10.59581/jpat-widyakarya.v1i1.110

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free