Tanggapan Masyarakat Mengenai Risiko Kesehatan yang ditimbulkan oleh Tikus dan Lalat di Perumahan Padat Penduduk

  • Tria Syafira Matondang
  • Meutia Nanda
  • Alfi Syahrina Hidayat
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Permukiman padat seperti Perumnas Mandala di Medan memiliki risiko tinggi terhadap penyebaran penyakit akibat hewan vektor seperti tikus dan lalat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan masyarakat terhadap risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh hewan vektor serta faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap 10 informan dari berbagai latar belakang. Hasil menunjukkan bahwa sebagian masyarakat memiliki pemahaman tentang bahaya hewan vektor, namun tindakan preventif yang dilakukan masih terbatas dan cenderung reaktif. Faktor seperti akses informasi, pengalaman pribadi, dan kurangnya edukasi dari pemerintah memengaruhi perilaku warga. Pedagang pasar menyadari risiko terhadap kesehatan dan ekonomi, namun belum sepenuhnya menerapkan praktik sanitasi yang baik. Penelitian menyimpulkan perlunya edukasi berkelanjutan, penyediaan fasilitas lingkungan, serta dukungan aktif dari pemerintah dan kader kesehatan untuk mengurangi risiko penyakit akibat vektor.

Cite

CITATION STYLE

APA

Tria Syafira Matondang, Meutia Nanda, Alfi Syahrina Hidayat, Linda Liswana Nasution, & Radha Agri BR Ginting. (2025). Tanggapan Masyarakat Mengenai Risiko Kesehatan yang ditimbulkan oleh Tikus dan Lalat di Perumahan Padat Penduduk. HEALTH CARE: JURNAL KESEHATAN, 14(1), 134–140. https://doi.org/10.36763/healthcare.v14i1.618

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free