Yesus Sebagai Anak Allah Berdasarkan Injil Yohanes

  • Mathan Yunip
N/ACitations
Citations of this article
43Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Teknologi yang semakin canggih membuat semua orang dapat mengakses apapun termasuk pengajaran-pengajaran baik yang sesuai firman Tuhan atau tidak. Hal ini dapat membuat orang-orang Kristen yang belum memiliki pemahaman yang benar tentang Anak Allah dapat terseret dan meninggalkan Yesus. Penelitian ini bertujuan memaparkan konsep Anak Allah berdasarkan Injil Yohanes dan memberikan gambaran kepada pendidik bagaimana mengajarkan konsep Anak Allah ini dalam Pendidikan Agama Kristen. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, pendekatan studi kepustakaan dengan metode analisis isi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Yohanes menunjukkan bahwa gelar Anak Allah itu berkaitan dengan kemesiasan Yesus, asal-usul-Nya, mujizat-mujizat yang dilakukan-Nya, hubungannya dengan Bapa, keunikan-Nya sebagai Anak Allah, delapan sifat-sifat keunikan Yesus sebagai Anak Allah. Mengajarkan konsep Anak Allah perlu dilakukan dengan pendekatan budaya dan memperhatikan isu-isu yang sedang berkembang khususnya pengajaran-pengajaran yang sedang mencoba mengaburkan iman kristen. Mengajarkan konsep Anak Allah dimulai sejak dini dengan memperkenalkan Yesus melalui mujizat-mujizat, dan terus berkembang kepada kesatuan Anak dengan Bapa.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mathan Yunip. (2023). Yesus Sebagai Anak Allah Berdasarkan Injil Yohanes. MAWAR SARON: Jurnal Pendidikan Kristen Dan Gereja, 4(1), 16–28. https://doi.org/10.62240/msj.v4i1.37

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free