Abstract
Dalam penelitian ini dievaluasi efektivitas asap cair untuk pengawetan kayu pada skala lapangan (graveyardtest). Variabel bebas pada kajian ini meliputi konsentrasi asap cair (0%, 10%, 20%, 30%, 50%, 100%, Termicon),jenis kayu (Jati & Nangka), dan teknik aplikasi (oles & semprot). Variabel terikat yang diamati adalah berat kayuuji dan kualitas mutu kayu (tingkat kerusakan kayu akibat serangan rayap). Pengujian skala lapangan dilakukandengan mengubur sampel kayu selama dua bulan. Hasil kajian menujukkan bahwa hanya konsentrasi asap cairyang berpengaruh nyata terhadap ketahanan kayu uji dari rayap tanah. Konsentrasi 100% memberikan pengaruhberbeda nyata dibandingkan dengan konsentrasi yang lain serta memberikan kualitas mutu kayu yang terbaik.
Cite
CITATION STYLE
. Moh. H. (2018). Konservasi Cagar Budaya Kayu Dengan Asap Cair (Uji Lapangan). Jurnal Konservasi Cagar Budaya, 12(1), 29–36. https://doi.org/10.33374/jurnalkonservasicagarbudaya.v12i1.182
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.