STRATEGI KOMUNIKASI SOSIALISASI PENGETAHUAN DASAR KOMPREHENSIF HIV/AIDS

  • Lestari Y
  • E I
N/ACitations
Citations of this article
36Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak Data Dinas Kesehatan Kota Sukabumi menunjukan jumlah kasus Hiv/Aids di Kota Sukabumi sejak tahun 2000 sampai dengan 2014 memiliki tren yang cenderung meningkat, Kota Sukabumi berada pada peringkat ketiga se-Jawa Barat setelah Kota Bogor dan Bandung. Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah untuk mengendalikan penyebaran dan menurunkan jumlah kasus baru Hiv/Aids salah satunya dengan memberikan sosialisasi pengetahuan dasar komprehensif tentang Hiv/Aids, berdasarkan data KPA Kota Sukabumi, sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Sukabumi baru mencapai 24% dari target 95% yang ditetapkan oleh Millenium Development Goals (MDGs) pada tahun 2015. Penelitian ini bermaksud untuk mengungkap bagaimana strategi komunikasi yang tepat dalam menyampaikan pengetahuan dasar tentang HiV/Aids dalam mengendalikan penyebaran dan menurunkan jumlah kasus baru HiV/Aids bagi warga Kota Sukabumi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus, adapun tujuan yang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah : 1) untuk mengkaji bentuk komunikasi yang efektif dalam menyebarkan informasi mengenai hiv/aids; 2) untuk mengkaji kemasan isi pesannya; dan 3) media yang digunakan. Subjek penelitiannya adalah siswa-siswi SMKN 2 Kota Sukabumi. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan (observasi), wawancara, dan penggunaan dokumen. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: 1) Bentuk komunikasi yang efektif untuk menyampaikan pengetahuan dasar HIV/Aids adalah dengan komunikasi kelompok primer; 2) Kemasan isi pesan disampaikan dengan pemilihan kata yang tepat, menggunakan kata-kata pendek dan konkrit, menggunakan kata-kata secara ekonomis dan positif, memakai jargon yang up to date, menggunakan gaya percakapan, menyusun kalimat secara ringkas dan aktif, kata-kata yang disampaikan berupa imbauan yang bersifat rasional dan emosional, dan imbauan motivasional; 3) Sedangkan media yang dianggap efektif adalah media audiovisual seperti video dan sosial media. Kata kunci : Strategi komunikasi, sosialisasi HIV/Aids, komunikasi kelompok, pesan, media

Cite

CITATION STYLE

APA

Lestari, Y., & E, I. N. (2016). STRATEGI KOMUNIKASI SOSIALISASI PENGETAHUAN DASAR KOMPREHENSIF HIV/AIDS. Jurnal Komunikasi, 10(1), 13. https://doi.org/10.21107/ilkom.v10i1.1833

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free