Hubungan Konsumsi Makanan Kariogenik, Kebiasaan Menggosok Gigi Dan Peran Orang Tua dengan Karies Gigi Pada Anak KelaS III

  • Damayanti Y
  • Sabaruddin E
  • Hafidah N
N/ACitations
Citations of this article
57Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Karies gigi pada masa kanak-kanak dapat memengaruhi kualitas hidup seorang anak, karena bisa mengakibatkan gigi terasa sakit, penerimaan nutrisi terhambat dan jika tidak diobati dapat menghambat pertumbuhan anak sehingga waktu sekolah terlewatkan karena sakit gigi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan konsumsi makanan kariogenik, kebiasaan menggosok gigi dan peran orang tua dengan karies gigi pada anak kelas III di SDN Pondok Ranggon 04 Pagi, menggunaakan desain cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Data yang dipergunakan adalah data primer, didapatkan dengan menggunakan kuesioner dan pemeriksaan gigi untuk memperoleh data dengan sampel seluruh anak kelas III sebanyak 118 responden. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 85 anak (72%) memiliki karies gigi dan ada hubungan antara konsumsi makanan kariogenik (p = 0,001), kebiasaan menggosok gigi (p = 0,005) dan peran orang tua (p = 0,002) dengan karies gigi pada anak kelas III di SDN Pondok Ranggon 04 Pagi. Diharapkan agar pihak sekolah dapat melakukan gerakan masyarakat terkait kesehatan gigi dengan membentuk “Duta Karies Gigi” sebagai motor penggerak seluruh siswa-siswi untuk mandiri dalam menjaga kesehatan dan mencegah karies gigi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Damayanti, Y. F., Sabaruddin, E. E., & Hafidah, N. (2024). Hubungan Konsumsi Makanan Kariogenik, Kebiasaan Menggosok Gigi Dan Peran Orang Tua dengan Karies Gigi Pada Anak KelaS III. JURNAL KESEHATAN TERAPAN, 10(2), 15–23. https://doi.org/10.54816/jk.v11i1.742

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free