Implementasi Wahana Tanpa Awak Otomatis Berbasis Drone Quadcopter untuk Pengiriman Makanan

  • Sujiwa A
  • Antu P
N/ACitations
Citations of this article
35Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Teknologi drone sudah mulai berkembang dengan pesat, banyak pengguna drone yang sudah menggunakan teknologi drone untuk pekerjaan, pendidikan, dan bahkan militer memanfaatkan teknologi ini. Dalam bidang pengiriman barang sudah mulai dikembangkan pengiriman menggunakan teknologi drone namun belum terlalu populer karena terkait keamanan saat proses pengiriman yang masih menjadi isu penggunaan drone. Selain digunakan untuk komersil, pemanfaatan drone seharusnya juga dapat digunakan dalam penanggulangan suatu kejadian bencana yang terkadang sulit untuk ditangani karena kondisi medan yang berat. Dimana saat terjadi bencana salah satu yang menjadi perhatian adalah pengiriman logistik baik berupa makanan ataupun obat-obatan yang merupakan kebutuhan utama bagi korban terdampak bencana. Melihat dari manfaat penggunaan drone yang cukup luas, maka dari sini peneliti ingin mengimplementasikan drone sebagai wahana pengirim makanan secara otomatis sehingga dapat mempermudah konsumen yang ingin membeli makanan tanpa harus membuang waktu dan tenaga di perjalanan. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan peneliti berhasil membuat drone pengirim makanan yang mampu mengirimkan makanan dengan tingkat presisi pendaratan pengiriman sebesar 83% serta rata-rata eror jarak pendaratan dengan aslinya sebesar 21 cm. Untuk waktu yang ditempuh juga cukup konstan dengan rata-rata pengiriman sejauh 214 m sebesar 4 menit 20,1 detik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sujiwa, A., & Antu, P. K. (2022). Implementasi Wahana Tanpa Awak Otomatis Berbasis Drone Quadcopter untuk Pengiriman Makanan. Journal of Applied Electrical Engineering, 6(2), 74–78. https://doi.org/10.30871/jaee.v6i2.4803

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free