Optimalisasi Jumlah Produksi Menggunakan Fuzzy Inference System Metode Min-Max

  • Susetyo J
  • Asih E
  • Raharjo H
N/ACitations
Citations of this article
37Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perencanaan produksi yang tepat dapat diterapkan The GDL Konveksi guna meminimalisir over production dan stock out yang sudah terjadi sebelumnya. Fuzzy Inference System Metode Min-Max dapat digunakan dalam penentuan jumlah produksi kaos guna mencapai produksi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendapat output produksi yang optimal untuk bulan Juli 2019 dan membandingkan produksi perusahaan dengan produksi Fuzzy Inference System yang telah dibangun sehingga dapat mengetahui presentase kesalahan rata-rata dan nilai kebenaran prediksi. Produksi yang optimal bermanfaat untuk mengefisienkan sumber daya yang dimiliki perusahaan. Berdasarkan hasil pengolahan Fuzzy Inference System Metode Min-Max  dengan variabel permintaan sebesar 2016 pcs dan  variabel persediaan bulan sebelumnya (Juni 2019) sebesar 60 pcs dihasilkan jumlah produksi yang optimal sebesar 1980 pcs. The GDL Konveksi dapat memproduksi sebesar 1980 pcs untuk mendapat kondisi optimal Perhitungan presentase kesalahan MAPE sebesar 6,64% dengan nilai kebenaran mencapai 93,36%, hal ini menunjukkan bahwa Fuzzy Inference System  Metode Min-Max dapat diterapkan untuk memprediksi jumlah produksi kaos di The GDL Konveksi dengan catatan sangat baik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Susetyo, J., Asih, E. W., & Raharjo, H. (2020). Optimalisasi Jumlah Produksi Menggunakan Fuzzy Inference System Metode Min-Max. Jurnal Rekayasa Industri (JRI), 2(1), 8–14. https://doi.org/10.37631/jri.v2i1.126

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free