Abstract
Konflik regional di Afrika menyebabkan intervensi dari negara lain yang kemudian justru membuat eskalasi konflik semakin meningkat. Hal ini disebabkan adanya campur tangan berbagai kepentingan negara lain yang kemudian mampu mempengaruhi eskalasi konflik. Burundi, Afrika adalah salah satu negara di Afrika yang berkonflik, pada mulanya konflik ini dinilai sebagai konflik antar etnis Hutu dan Tutsi, namun ternyata tidak. Konflik ini juga merambah ke pemerintahan, politik, keamanan, dan yang lainnya yang disebabkan oleh adanya masyarakat sipil yang memiliki kesenjangan terlalu besar dengan pemerintah, dan menilai pemerintah tidak bsia menyelesaikan konflik. Konflik di Burundi ini adalah salah satu bentuk penyelesaian konflik oleh Organisasi Regional African Union, dan dinilai lebih efektif menurunkan eskalasi konflik. Meskipun masih terdapat campur tangan PBB melalui Dewan Keamanan, penyelesaian konflik di Burundi melalui African Union dinilai lebih efektif dibandingkan dengan program organisasi internasional seperti PBB. Buku ini juga membahas tentang perbandingan dengan konflik sipil di Indonesia yang kemudian bisa diselesaikan dengan baik. Beberapa faktor yang mendukung adalah adanya kepercayaan yang masih sangat besar terhadap pemimpin dalam penyelesaian konflik, adanya diplomasi yang menekankan pada pendekatan budaya, dan bahkan tidak adanya campur tangan negara lain dalam penyelesaian konflik di Indonesia.
Cite
CITATION STYLE
Dwi Ardiyanti. (2023). Resolusi Konflik dalam Perbandingan: Narasi Afrika dan Indonesia. Resolusi Konflik dalam Perbandingan: Narasi Afrika dan Indonesia. Penerbit BRIN. https://doi.org/10.55981/brin.557
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.