“Takut akan Tuhan” sebagai dasar pertumbuhan spiritualitas remaja Kristen

  • Prianto R
  • Yuswanto H
  • Tampubolon Y
N/ACitations
Citations of this article
132Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Takut akan Tuhan adalah sikap yang harus dimiliki setiap orang Kristen. Takut akan Tuhan diajarkan dalam Alkitab. Salah satu kitab mengajarkan tentang takut akan Tuhan adalah kitab Amsal, khususnya Amsal 1:1-7. Ada banyak pendapat mengenai penafsiran takut akan Tuhan dalam Amsal 1:1-7. Ajaran tentang takut akan Tuhan ini sangat baik untuk diajarkan kepada para remaja. Masa remaja merupakan masa yang labil dan mudah dipengaruhi, juga oleh pengaruh buruk yang dapat merusak kehidupan remaja. Dengan menggunakan metode penafsiran eksegesis. Takut akan Tuhan yang dimaksud dalam Amsal 1:1-7 adalah takut atau hormat kepada Tuhan karena kesucian-Nya. Rasa takut atau rasa hormat dapat membangun seseorang menjadi penyembah Tuhan yang sejati. Ketakutan akan penghormatan kepada Tuhan adalah dasar dari pengetahuan atau kebijaksanaan. Beberapa implikasi praktisnya adalah, pertama, remaja perlu untuk hidup dalam firman Tuhan. Kedua, hidup dalam kekudusan. Ketiga, hidup dalam kasih kepada Allah dan kasih kepada sesama.

Cite

CITATION STYLE

APA

Prianto, R., Yuswanto, H., & Tampubolon, Y. H. (2022). “Takut akan Tuhan” sebagai dasar pertumbuhan spiritualitas remaja Kristen. Te Deum (Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan), 12(1), 49–66. https://doi.org/10.51828/td.v12i1.242

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free