Abstract
Introduction: Complications due to diabetes can prevented if patients able to independently handle the disease properly. According several studies, there is a significant relationship between diabetes self-management (DSM) and glycemic control. Diabetes Self Management education (DSME) is the provision of health education by experienced medical personnel about the daily behavior of diabetics such as self-monitoring blood glucose (SMBG), diet, health care, monitoring of medication and physical activity. Objective: To understood the education response in DM patient using video approached. Methods: The design of this study used a Research and Development approach with a quasi-experimental research design pretest-posttest with control group. The research began with the making of a DSME educational video which was carried out in three stages : exploration, development and validation stages. After the video was produced, further testing was carried out to determine the effectiveness of the video in increasing knowledge of DM. Result: The analysis showed that after the intervention there was an increase in knowledge in the treatment group from 10% to 43.3% while in the control group from 13.3% to 23.3%. Chi square results p value 0.023 (p <0.05), there was a significant difference between the experiment group and the control group after intervention. Conclusion: The DSME through audio-visual media can be more effective in increasing knowledge of diabetes. The use of video as a learning medium would help someone get better information because used of interesting features, authentic and real language. Audio visual as a learning medium made it easier for nurses in diabetes as educators.Latar belakang: Komplikasi akibat diabetes dapat dicegah jika penderita mampu menangani penyakitnya secara mandiri dengan baik. Menurut beberapa penelitian, ada hubungan yang signifikan antara swa-manajemen diabetes (DSM) dan kontrol glikemik. Edukasi Manajemen Mandiri Diabetes (DSME) adalah pemberian edukasi kesehatan oleh tenaga medis berpengalaman tentang perilaku sehari-hari penderita diabetes seperti swa-monitor glukosa darah (SMGD), pola makan, perawatan kesehatan, pemantauan pengobatan dan aktivitas fisik. Tujuan: Mengetahui respon edukasi secara bertahap dengan video pada pasien DM. Metode: Desain penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development dengan desain penelitian kuasi eksperimental pretest-postest with control group. Penelitian diawali dengan pembuatan video edukasi DSME yang dilakukan dalam tiga tahap yaitu tahap eksplorasi, pengembangan dan validasi. Setelah video diproduksi, selanjutnya dilakukan pengujian lebih lanjut untuk mengetahui keefektifan video tersebut dalam meningkatkan pengetahuan tentang DM. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa setelah dilakukan intervensi terjadi peningkatan pengetahuan pada kelompok perlakuan dari 10% menjadi 43,3% sedangkan pada kelompok kontrol dari 13,3% menjadi 23,3%. Hasil Chi square p value 0,023 (p <0,05), terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah dilakukan intervensi. Kesimpulan: DSME melalui media audio visual dapat lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan tentang diabetes. Penggunaan video sebagai media pembelajaran akan membantu seseorang mendapatkan informasi yang lebih baik karena menggunakan fitur-fitur yang menarik, otentik dan bahasa yang nyata. Audio visual sebagai media pembelajaran akan memudahkan perawat diabetes sebagai pendidik.
Cite
CITATION STYLE
Dewi Megayanti, S., & Kartika Wulandari, S. (2021). Development Of Diabetes Self-Care Management Using Audio-Visual Media. Jurnal Kesehatan Dr. Soebandi, 9(1), 38–45. https://doi.org/10.36858/jkds.v9i1.263
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.