Abstract
makanan dan sampah organik kering (SOK) berupa dedaunan kering, dipilihnya jenis sampah ini karena jumlahnya yang banyak dan mudah ditemukan, selain itu karena kedua jenis sampah ini yang sering tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini dilakukan di workshop/laboratorium skala kecil menggunkana system batch dimana hanya diberikan satu kali makan diawal penelitian yang terbagi menjadi empat rasio (250gr SOB:750gr SOK, 500gr SOB:500gr SOK, 750gr SOB:250gr SOK, dan 1000gr SOB:0gr SOK) dengan menggunakan ember termodifikasi sebagai wadah pembiakannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pemberian rasio sampah yang berbeda-beda terhadap tingkat konsumsi sampah dan indeks reduksi sampah, dimana tingkat tertinggi konsumsi sampah ditunjukkan pada rasio 1000gr SOB: 0gr SOK mencapai 99.36% dan tingkat terendah ditunjukkan pada rasio 250gr : 750gr SOK hanya mencapai 32.66% 250gr SOB:750gr SOK. Indeks reduksi sampah tertinggi ditunjukkan pada rasio 1000gr SOB:0gr SOK mencapai 2.84% dan terendah ditunjukkan pada rasio 250gr SOB:750gr SOK yang hanya mencapai 0.94%. Kata kunci: Black Soldier Fly, maggot, Sampah Organik Basah (SOB), Sampah Organik Kering (SOK), rasio sampah, pertambahan panjang, pertambahan berat
Cite
CITATION STYLE
Haryanto, H. (2018). PAKOM PEMANFAATAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI PONDOK PESANTREN AL-AHAD DAN BUDI UTOMO SURAKARTA. Warta LPM, 21(2), 24–29. https://doi.org/10.23917/warta.v21i2.4831
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.