ANALISIS MATERIAL PEREDAM KEBISINGAN DALAM KERETA DI PT. INDUSTRI KERETA API MADIUN JAWA TIMUR MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK AFMG SOUNDFLOW

  • Pallunan T
  • Suoth V
  • Tongkukut S
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Telah di lakukan analisis kemampuan masing-masing bahan dalam meredam kebisingan di dalam kabin kereta berdasarkan nilai Sound Transmission Class (STC). Beberapa material yang digunakan adalah rockwool, aspal, baja tahan karat, beton ringan, serbuk kayu, karet, dan vinil. Pengukuran dilakukan dengan simulasi kabin menggunakan perangkat lunak AFMG Soundflow pada rentang frekuensi 50-5000 Hz. Data masukan simulasi diperoleh dari pengukuran ketebalan masing-masing material. Hasil simulasi berupa nilai Transmission Loss (TL) pada rentang frekuensi 50-5000 Hz yang selanjutnya digunakan untuk menghitung nilai STC. Analisis data menunjukkan semakin tinggi frekuensi semakin tinnggi Transmission Loss (TL). Beton ringan (Concrete light 9) memiliki kemampuan peredaman tertinggi dengan STC 63 dB, disusul Serbuk kayu (PTF Trial) 59 dB, Vinil (pvc) 49 dB, Karet (Rubber) 46 dB ,Aspal (Asphalt Sealed) 44 dB, dan Serat Busa (Rokwool) 30 dB,. Baja tahan karat tidak 0direkomendasikan karena STC hanya 15 dB. Simulasi ketiga material dengan Transmission Loss terbesar yaitu beton ringan (Concrete light 9), kayu serbuk (PTF Trial), dan vinil (Vinily), menghasilkan STC 97 dB, menunjukkan kombinasi ini sangat efektif menghambat suara di kabin kereta ringan.   Kata kunci: Kebisingan Kereta; Peredam Kebisingan; STC

Cite

CITATION STYLE

APA

Pallunan, T. A. pallunan, Suoth, V. A., & Tongkukut, S. H. J. (2024). ANALISIS MATERIAL PEREDAM KEBISINGAN DALAM KERETA DI PT. INDUSTRI KERETA API MADIUN JAWA TIMUR MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK AFMG SOUNDFLOW. Jurnal MIPA, 13(2), 48–52. https://doi.org/10.35799/jm.v13i2.55376

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free