Abstract
Penelitian ini menganalisis strategi pemasaran yang telah dijalankan oleh UMKM Hamparan Rintik pada media sosial Instagram untuk produk batik mereka. Analisis dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan teori SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, and Threat) dan Teori Tracy L. Tuten & Michael R. Solomon dalam bukunya yang berjudul “Social Media Marketing” (2018) dengan mengungkapkan empat fokus utama dalam pemasaran melalui media sosial termasuk Instagram, yaitu “Social Community” (membangun hubungan dan interaksi), “Social Publishing” (konten dan distribusi), “Social Entertainment” (pengalaman dan berbagi), serta “Social Commerce” (penjualan dan pembelian). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Hamparan Rintik Malang telah menerapkan beberapa dari empat fokus utama tersebut yang kemudian dianalisis dengan menggunakan SWOT. Kekuatan Hamparan Rintik Malang terdapat pada desain produk yang unik dan menarik dan mendapatkan dukungan dari pemerintah Kota Malang. Peluangnya yaitu memiliki kolaborasi yang luas. Kelemahan yang dimiliki yaitu keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai. Ancaman yang dihadapi oleh Hamparan Rintik Malang adalah percepatan pemasaran di media sosial secara online. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan strategi yang positif dan memberikan informasi terkait strategi pemasaran melalui media sosial Instagram.
Cite
CITATION STYLE
Julyartha, M., & Anggrian, M. (2025). Strategi Pemasaran Batik Melalui Media Sosial Instagram pada UMKM Hamparan Rintik Malang. Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya, 7(3), 684–698. https://doi.org/10.30998/vh.v7i3.13620
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.