PENAFSIRAN AL-SA‟DÎ TENTANG KONSEP AL-TASKHÎR

  • Maya R
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Allah S.W.T. menciptakan dan mempersiapkan alamsemesta serta kemudian menundukkan dan memudahkannya untuk seluruh kepentingan, kebutuhan,dan kemashlahatan hamba-hamba-Nya, spesifiknya untukdan bagi umat manusia seperti yang telah dideskripsikanAllah S.W.T. dalam banyak ayat Al-Qur„an. Konsep inikemudian dikenal dan dinyatakan sebagai konsepketundukan atau pengendalian alam semesta (nazhariyyahal-taskhîr). Konsep ini ternyata sangat terkait dengan relasieksploratif antara manusia sebagai hamba Allah S.W.T.dengan alam semesta yang melingkupi dan ada di sekitarmereka (‟alâqah al-taskhîr, ‟alâqah baina al-insân wa alkaun);yang juga terkait erat dengan relasi antara merekadengan-Nya sebagai Rabb, yaitu dalam bingkai peribadatankepada-Nya (‟alâqah al-‟ibâdah, ‟alâqah baina al-insân waAl-Khâliq). Untuk mengetahui dan memahami tentangkonsep al-taskhîr tersebut dapat ditempuh melaluipenafsiran salah seorang ahli tafsir terhadap ayat-ayat altaskhîrdalam karya tafsirnya. Di antaranya melaluipenafsiran salah satu ulama kontempor yaitu Al-Sa‟dîdalam karyanya, kitab Taisîr Al-Karîm Al-Rahmân fî TafsîrKalâm Al-Mannân. Keyword: penafsiran, al-taskhîr, konsep al-taskhîr.

Cite

CITATION STYLE

APA

Maya, R. (2017). PENAFSIRAN AL-SA‟DÎ TENTANG KONSEP AL-TASKHÎR. Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 2(03). https://doi.org/10.30868/at.v2i03.192

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free