Hubungan Aktivitas Keagamaan dengan Kesehatan Mental Narapidana.

  • Prabowo S
  • Subarkah M
N/ACitations
Citations of this article
194Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kesehatan mental merupakan hal yang penting bagi manusia agar dapat menjalani kehidupannya dengan baik, begitupula dengan narapidana. Banyak kasus bunuh diri di lapas yang diakibatkan oleh stres menjadi masalah penting bagi pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas keagamaan terhadap kesehatan mental narapidana. Partisipan untuk penelitian ini adalah 60 narapidana beragama islam di lapas XYZ. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar narapidana sudah menjalankan aktivitas keagamaan dengan baik dan juga memiliki kesehatan mental yang baik. Nilai p value sebesar 0.004 (p < 0.05) artinya terdapat hubungan antara aktivitas keagamaan dengan kesehatan mental, di mana semakin baik aktivitas keagamaan yang dilakukan narapidana maka semakin baik pula kesehatan mental yang dimiliki. Dengan demikian diharapkan pihak lapas terus meningkatkan aktivitas keagamaan baik yang bersifat umum maupun pribadi untuk mendukung kesehatan mental narapidana.Kata kunci : Aktivitas Keagamaan, Kesehatan Mental, Narapidana.

Cite

CITATION STYLE

APA

Prabowo, S. A., & Subarkah, M. Z. (2020). Hubungan Aktivitas Keagamaan dengan Kesehatan Mental Narapidana. Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang), 11(1), 35. https://doi.org/10.24036/rapun.v11i1.108509

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free