Peran work-life balance terhadap psychological well-being pegawai yang bekerja selama new normal covid-19

  • Rahmi F
N/ACitations
Citations of this article
112Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Abstrak Covid-19 mempengaruhi kehidupan manusia yang membuat tatanan kehidupan manusia menjadi berubah, salah satunya adalah adanya perubahan budaya kerja dari WFH (Work From Home), WFO (Work From Office), dan keduanya. Hal ini mempengaruhi Work-life balance pegawai dalam kehidupan pribadi maupun kehidupan kerjanya. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji apakah ada atau tidak pengaruh work-life balance terhadap psychological well-being pegawai yang bekerja selama new normal covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif berupa regresi linear sederhana dengan teknik puposive sampling dan jumlah sampel sebanyak 123 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan alat ukur yaitu Ryff Psychological Well-being Scale dan Skala Work-life Balance dari Fisher, Bulger, dan Smith (2009). Masing-masing skala memiliki reliabilitas sebesar .890 dan .821. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance memiliki pengaruh yang signifikan terhadap psychological well-being yang dapat dilihat dari nilai signifikan .001 (P < .05) and the R-square coefficient (R 2) of .094. This shows that work-life balance contributes 9.4% to the psychological well-being of employees who work during the new normal covid-19.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahmi, F. (2021). Peran work-life balance terhadap psychological well-being pegawai yang bekerja selama new normal covid-19. Jurnal Psikologi, 17(2), 182. https://doi.org/10.24014/jp.v17i2.13604

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free