HUBUNGAN SIKAP IBU TENTANG PIJAT BAYI DENGAN PERILAKU IBU DALAM MEMIJAT BAYI DI POSYANDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS KESAMBEN KABUPATEN JOMBANG

  • Hidayah A
  • Niah N
  • Shomad M
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pendahuluan: Pijat adalah metode penyembuhan atau terapi kesehatan tradisional, dengan cara memberikan tekanan kepada tubuh, baik secara terstruktur, tidak terstruktur, menetap, atau berpindah tempat dengan memberikan tekanan, gerakan, atau getaran, baik dilakukan secara manual ataupun menggunakan alat mekanis. Pijat dapat di lakukan pada semua umur termasuk pada bayi. Sentuhan dan pijat pada bayi setelah kelahiran dapat memberikan jaminan adanya kontak tubuh berkelanjutan yang dapat mempertahankan perasaan aman pada bayi. Berdasarkan studi pendahuluan yang di lakukan di Posyandu wilayah kerja Puskesmas Kesamben Kabupaten Jombang. Informasi yang di dapat dari beberapa petugas yang ada di Posyandu tersebut, bahwa ibu-ibu yang berkunjung ke posyandu tersebut telah mendapatkan informasi tentang manfaat pijat bayi, namun kenyataannya masih banyak ibu-ibu yang tidak mau melakukan pemijatan pada bayi mereka. Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Sikap Ibu Terhadap Pijat Bayi Dengan Perilaku Memijat Bayi Di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Kesamben Kabupaten Jombang. Metode: Jenis Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data untuk variabel sikap terhadap pijat bayi dan variabel prilaku meijat bayi dikumpulan dengan kuesioner. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi 0-11 bulan yang bertempat tinggal di Wilayah Kerja Puskesmas Kesamben Kabupaten Jombang tahun 2023 dengan sampel sebanyak 68 sampel. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil Penelitian: Hasil penelitian diperoleh nilai P=0,002 nilai tersebut lebih kecil dari α=0,05 dengan demikian ada hubungan sikap terhadap pijat bayi dengan perilaku memijat atau hipotesa (Ha) diterima. Kesimpulan: Dari hasil penelitian ini diharapkan kepada pihak posyandu wilayah kerja puskesmas untuk membuka kelas pijat bayi bagi para ibu agar ibu-ibu termotivasi untuk melakukan pijat bayi sendiri.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hidayah, A., Niah, N. S., & Shomad, M. (2023). HUBUNGAN SIKAP IBU TENTANG PIJAT BAYI DENGAN PERILAKU IBU DALAM MEMIJAT BAYI DI POSYANDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS KESAMBEN KABUPATEN JOMBANG. Literasi Kesehatan Husada: Jurnal Informasi Ilmu Kesehatan, 7(1), 33–38. https://doi.org/10.60050/lkh.v7i1.6

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free