PRODUKSI PUPUK ORGANIK PADAT DARI LIMBAH SERABUT KELAPA SAWIT DENGAN BAHAN PENUTUP GEOTEKSTIL

  • Hazra F
  • Saprudin D
  • Khotib M
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
34Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Serabut kelapa sawit memiliki C/N rasio yang tinggi sehingga dalam pemanfaatannya sebagai pupuk organik padat diperlukan proses pengomposan agar dapat menurunkan C/N rasio. Bahan penutup yang baik diperlukan dalam proses pengomposan guna menghasilkan pupuk organik padat yang efektif dan memenuhi syarat mutu. Tujuan penelitian ini adalah memproduksi pupuk organik padat dari limbah serabut kelapa sawit menggunakan bahan penutup geotekstil dengan pembanding penutup plastik, serta dilakukan pengujian kualitas fisik, kimia, dan biologi. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) 2 × 2. Faktor pertama merupakan bahan penutup (P), yang terdiri atas 2 taraf yaitu, bahan penutup geotekstil (P1) dan bahan penutup plastik (P2). Faktor kedua adalah penambahan mikrob (C), yang terdiri 2 taraf yaitu, tanpa penambahan mikrob (C0), dan dengan penambahan mikrob (C1). Proses pengomposan dilakukan selama 30 hari dan dilakukan pembalikan setiap 3 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi pupuk organik padat kualitas terbaik terdapat pada perlakuan dengan bahan penutup geotekstil yang menghasilkan warna coklat kehitaman dan beraroma seperti tanah, pH dan total hara makro (N+P2O5+K2O) yang telah memenuhi syarat berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian No. 261 Tahun 2019, serta total mikrob yang sangat tinggi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hazra, F., Saprudin, D., Khotib, M., & Setiawan, K. (2023). PRODUKSI PUPUK ORGANIK PADAT DARI LIMBAH SERABUT KELAPA SAWIT DENGAN BAHAN PENUTUP GEOTEKSTIL. Agrifor, 22(1), 79. https://doi.org/10.31293/agrifor.v22i1.6371

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free