Abstract
Keterlambatan penyelesaian proyek menjadi masalah yang paling umum dalam industri konstruksi di seluruh dunia. Banyak hal yang menyebabkan ini terjadi, utamanya adalah karena kurang akuratnya perencanaan penjadwalan. Salah satu metode yang paling umum dan banyak digunakan adalah PERT. Walaupun demikian, metode PERT konvensional, mengabaikan perhitungan durasi jalur selain jalur kritis. Hal tersebut menyebabkan adanya bias dalam perhitungan total waktu proyek. Tulisan pada artikel ini bermaksud untuk memperkenalkan metode penjadwalan M-PERT yang dikembangkan oleh Pablo Ballesteros-Perez, dimana metode ini merupakan pengembangan dari metode PERT konvensional yang menggabungan seluruh jalur-jalur yang ada menjadi satu jalur gabungan. Metode M-PERT ini cukup menggunakan perhitungan manual tanpa menggunakan simulasi berbasis komputer ataupun perangkat lunak tertentu. Beberapa contoh kasus dipergunakan untuk mempermudah pemahaman tentang metode M-PERT ini.
Cite
CITATION STYLE
Ashadi, R., & Husin, A. E. (2025). METODE PENJADWALAN M-PERT SEBAGAI ALTERNATIF SOLUSI AKURASI ESTIMASI WAKTU PROYEK (REVIEW). Jurnal Arsip Rekayasa Sipil Dan Perencanaan, 8(1), 68–86. https://doi.org/10.24815/jarsp.v8i1.37407
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.