Abstract
UMKM XYZ merupakan usaha budidaya jamur tiram dengan pembuatan Baglog (media tanam) yang digunakan sebagai media tumbuh jamur. Kendala yang dihadapi UMKM XYZ yaitu tidak terpenuhi permintaan customer sebesar rata-rata 70% yang diakibatkan oleh tidak tercapainya produksi jamur terhadap target produksi sebesar 500 kg/bulan, hal ini disebabkan oleh terjadinya defect baglog sebesar 40%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kegiatan yang tidak bernilai tambah yang dapat berpengaruh pada proses produksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan Lean Manufacturing yang meliputi tiga tahap yaitu Value Stream Mapping (VSM), Process Activity Mapping (PAM) dan Fault Tree Analysis (FTA). Hasil pada Future VSM dan PAM menunjukkan bahwa terdapat penurunan waktu proses produksi sebesar 252 menit atau 4 jam 2 menit dari total waktu sebelum perbaikan sebesar 58.592 menit menjadi 58.340 menit. Selain itu diperoleh pula 5 (lima) jenis waste yang terjadi yaitu waiting time, operation, transportation, motion dan defect product. Berdasarkan waste yang diperoleh, maka diidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya waste dengan menggunakan FTA. Berdasarkan hasil identifikasi maka akan diberikan usulan perbaikan yaitu menempatkan bahan baku pada tempat yang sama, penyediaan peralatan kerja (gas dan plastic baglog), persediaan rak peralatan, penggunaan material handling berupa alat dorong, menambah jumlah operator dan menerapkan SOP pada setiap proses produksi baglog.
Cite
CITATION STYLE
Lestari, R. I., & Busri, N. K. (2025). Identifikasi Pemborosan Pada Proses Produksi Jamur Tiram Dengan Pendekatan Lean Manufacturing (Studi Kasus pada UMKM XYZ). JURNAL INDUSTRI & TEKNOLOGI SAMAWA, 6(1), 50–60. https://doi.org/10.36761/jitsa.v6i1.5318
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.